Ribuan warga Yaman protes pemberontak Houthi

Ribuan warga Yaman memprotes aksi pemberontak Houthi yang menguasai Ibu Kota Sanaa.

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Ribuan warga Yaman memprotes aksi pemberontak Houthi yang menguasai Ibu Kota Sanaa.

Ribuan warga Yaman berdemonstrasi, pada Sabtu (24/01), guna menentang kelompok pemberontak Houthi yang menguasai Ibu Kota Sanaa.

Para demonstran menyerukan yel-yel, ‘Tidak untuk Houthi’, selagi mereka berbondong-bondong menuju kediaman Abdrabbuh Mansour Hadi demi memintanya tetap menjadi presiden dan melaksanakan tugas negara, meski terdapat tekanan dari pemberontak.

Sehari sebelumnya <link type="page"><caption> Hadi menyatakan mengundurkan diri dari jabatannya sebagai presiden</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2015/01/150122_yaman_houthi" platform="highweb"/></link> karena kelompok Houthi tidak menghormati <link type="page"><caption> kesepakatan damai</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2015/01/150119_yaman_gencatan_senjata" platform="highweb"/></link>. Tindakan itu diikuti Khaled Baha yang memutuskan meletakkan jabatan perdana menteri. Sumber keamanan mengatakan kepada BBC bahwa Kepala Intelijen, Ali Hassan al-Ahmedi, juga hendak mundur.

Demonstrasi menentang kelompok Houthi yang beraliran Syiah dilaporkan juga berlangsung di sejumlah kota, tanpa intervensi milisi Houthi.

Abdrabbuh Mansour Hadi mengundurkan diri sebagai presiden karena kelompok Houthi tidak mematuhi kesepakatan damai.

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Abdrabbuh Mansour Hadi mengundurkan diri sebagai presiden karena kelompok Houthi tidak mematuhi kesepakatan damai.

Peningkatan otonomi

Milisi Houthi, yang berjuang untuk mendapatkan peningkatan otonomi di Provinsi Saada, telah melancarkan pemberontakan secara berkala sejak 2004 lalu.

Namun, aksi mereka yang paling signifikan terjadi sejak Juli 2014 lalu. Kelompok Houthi memapu mengalahkan kelompok milisi dan suku lainnya yang disokong Partai Sunni, Islah, selagi menerobos ke wilayah barat dan tengah negeri.

Puncaknya berlangsung bulan ini ketika mereka mampu menguasai Ibu Kota Sanaa, menyandera staf kepresidenan, dan <link type="page"><caption> menembaki kediaman Presiden Hadi</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2015/01/150120_yaman_houthi" platform="highweb"/></link>.

Pemberontak Houthi mampu menguasai Ibu Kota Sanaa dan menyandera staf kepresidenan.

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Pemberontak Houthi mampu menguasai Ibu Kota Sanaa dan menyandera staf kepresidenan.

Pemberontak Houthi lalu menyampaikan serangkaian tuntutan, yang mencakup perluasan perwakilan Houthi di parlemen dan sejumlah institusi negara.

Sebagai gantinya, mereka akan menarik pasukan milisi dari Sanaa dan membebaskan tawanan. Namun, sejauh ini, mereka belum mematuhi kesepakatan tersebut.