Houthi tembak rumah presiden Yaman

houthi

Sumber gambar, EPA

Keterangan gambar, MIlisi Houthi berpatroli di jalan-jalan sekitar istana presiden Yaman.

Pemberontak Houthi Syiah di ibukota Yaman, Sanaa, menembaki rumah presiden sehingga menggoyahkan kesepakatan gencatan senjata.

Presiden Abdrabbuh Mansour Hadi dilaporkan berada di dalam rumah tetapi seorang pejabat menegaskan dia dalam keadaan aman.

Serangan terhadap kediaman Hadi ini terjadi setelah pemberontak memasuki istana presiden di bagian lain kota sesudah terjadinya konflik dengan pengawal.

<link type="page"><caption> Yaman</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2015/01/150119_yaman_gencatan_senjata" platform="highweb"/></link> -yang merupakan sekutu penting Amerika Serikat dalam perang melawan al-Qaeda di kawasan- <link type="page"><caption> mengalami kerusuhan berdarah selama berbulan-bulan.</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/12/141216_serangan_yaman_anak" platform="highweb"/></link>

Milisi Houthi yang merupakan umat Syiah dan berjuang untuk mendapatkan peningkatan otonomi bagi daerah mereka, menyerang Sanaa pada bulan September lalu.

Meskipun demikian gedung kepresidenan di ibukota sampai sejauh ini tidak mereka kuasai.

Menteri Penerangan Nadia al-Sakkaf lewat akun Twitternya menulis rumah presiden ditembaki.

Seorang pejabat pemerintah Yaman mengatakan kepada kantor berita Reuters, "Presiden berada di dalam dan dia dalam keadaan aman."

<link type="page"><caption> Gencatan senjata -yang dilanggar hari Selasa (20/01)- disepakati</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2015/01/150119_yaman_gencatan_senjata" platform="highweb"/></link> hanya sehari setelah bentrokan sengit berjam-jam antara pasukan Pengawal Presiden dengan kelompok Houthi.