Arab Saudi tunda lagi hukuman cambuk blogger Raif Badawi

Raif Badawi

Sumber gambar, family handout

Keterangan gambar, Raif Badawi ditangkap aparat keamanan Arab Saudi pada 2012.

Kelompok hak asasi manusia Amnesty International mengatakan Arab Saudi menunda lagi pencambukan terhadap penulis blog Raif Badawi atas alasan kesehatan.

Amnesty International mengatakan tim dokter yang memeriksa Badawi mendapati ia belum sembuh akibat cambukan tahap pertama sebanyak 50 kali awal bulan ini.

<link type="page"><caption> Raif Badawi</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2015/01/150109_arabsaudi_blogger_cambuk" platform="highweb"/></link> dikenai hukuman cambuk 1.000 kali di depan umum dan hukuman 10 tahun penjara setelah didakwa melakukan kejahatan dunia maya dan menghina Islam.

Ia adalah salah seorang pendiri situs web Jaringan Saudi Liberal yang sekarang sudah dilarang.

Awal bulan ini ia dicambuk 50 kali di depan sebuah masjid di Jeddah setelah sembahyang Jumat.

Sedianya ia menjalani hukuman cambuk sekali seminggu, tetapi Jumat lalu lalu ia batal dicambuk karena belum sembuh.

Muncul kemarahan internasional atas vonis cambuk 1.000 kali itu. Istri Badawi, Ensar Haidar, menyamakan Arab Saudi dengan pelaku serangan terhadap majalah satire Prancis, Charlie Hebdo.

Haidar secara khusus mempersoalkan tindakan Saudi yang mencambuk suaminya di depan umum.

Pendukung Raif Badawi

Sumber gambar, Getty

Keterangan gambar, Pendukung Badawi di sejumlah negara menyerukan kepada pemerintah Arab Saudi untuk membebaskan blogger itu.

Menanggapi penundaan pelaksanaan hukuman cambuk tahap berikutnya, Ensaf Haidar, menuturkan ia "lega" suaminya tidak harus dicambuk lagi Jumat besok (23/01).

Namun ia menyatakan tetap khawatir akan kondisi kesehatan suaminya.