Paris akan tuntut Fox News karena pemberitaan

Sumber gambar, Reuters
Walikota Paris, Anne Hidalgo, mengatakan pihaknya akan menuntut Fox News karena pemberitaan tidak tepat tentang kota itu setelah serangan terhadap majalah Charlie Hebdo.
Jaringan media berita Amerika Serikat tersebut mengatakan terdapat 'daerah yang tidak didatangi siapapun' di ibukota Prancis itu, tempat baik polisi maupun warga bukan Muslim menolak untuk mendatanginya.
Anne Hidalgo mengatakan penduduk Paris dihina dan citra kota itu rusak.
Fox sudah meminta maaf karena membuat "kesalahan yang disesalkan" saat siaran terkait penduduk Muslim.
Hidalgo mengatakan kepada CNN, "Ketika kami diejek dan saat kami dipandang seperti itu, maka saya pikir kami akan menuntut. Saya pikir kami akan ke pengadilan, agar kata-kata tersebut dicabut."
Wakil presiden eksekutif <link type="page"><caption> Fox News</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2015/01/150118_birmingham_islam_fox" platform="highweb"/></link> Michael Clemente mengatakan," Kami berempati dengan warga Prancis sementara mereka menjalani proses penyembuhan dan melakukan kegiatan sehari-hari. Meskipun demikian, kami memandang pernyataan walikota tentang penuntutan tidak pada tempatnya."
Dalam kesempatan yang sama Fox News juga menyiarkan komentar yang serupa bahwa kota Birmingham, Inggris, adalah Islam total dan tempat yang sebaiknya tidak dikunjungi non-Islam.









