Kasus penembakan New York dipelajari juri

Sumber gambar, Getty
Juri Amerika Serikat akan diminta untuk memutuskan apakah akan menuntut seorang polisi New York atas penembakan fatal seorang pria kulit hitam yang tidak bersenjata di Brooklyn.
Akai Gurley ditembak di dada setelah ia memasuki apartemennya November lalu.
Polisi mengatakan Gurley dan pacarnya membuka pintu apartemen menuju tangga gelap dan seorang polisi patroli yang kurang berpengalaman menembakkan pistolnya.
Komisaris Polisi New York William Bratton menyebut penembakan itu sebagai kecelakaan. Namun, pemeriksaan medis memutuskan kematian tersebut adalah pembunuhan.
Keputusan itu muncul beberapa hari setelah dewan juri memilih untuk tidak mengadili seorang polisi New York akibat kematian pria kulit hitam lain yang tidak bersenjata, <link type="page"><caption> Eric Garner</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/12/141205_amerika_serikat_demonstrasi" platform="highweb"/></link>.
Keputusan tersebut memicu protes di seluruh Amerika Serikat.
Kerusuhan terkait ras
Setelah aksi demonstrasi selama dua malam di New York, kota tersebut mengadakan upacara peringatan pada hari Jumat (05/12) untuk Akai Gurley, 28 tahun.
Dalam sebuah konferensi pers, ibu dari Akai Gurley menangis dan menuntut keadilan bagi anaknya.
Amerika Serikat menghadapi berbagai kerusuhan terkait ras sejak keputusan juri akhir November lalu untuk tidak mendakwa polisi yang menembak mati remaja kulit hitam, Michael Brown, di Ferguson, Missouri.
Michael Brown, 18 tahun, ditembak mati oleh Darren Wilson pada 9 Agustus 2014 di daerah St Louis, Missouri.









