Negara Islam bunuh 322 orang dari satu suku Sunni

Sumber gambar, Reuters
Pembunuhan massal yang dilakukan kelompok militan Negara Islam telah membunuh 322 orang dari suku beraliran Sunni <link type="page"><caption> di provinsi Anbar</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/11/141101_negara_islam_anbar.shtml" platform="highweb"/></link> di sebelah barat Irak, kata pemerintah Irak.
Menteri hak asasi manusia negara itu mengatakan lebih dari 50 mayat ditemukan di sebuah sumur, sementara 65 orang dari suku Al-Bu Nimr diculik.
Serangan terakhir kepada kelompok ini dilakukan Minggu pagi (02/11) ketika kaum militan menembak dan membunuh paling tidak 50 anggota suku.
Kelompok militan yang menamakan Negara Islam (NI) -yang juga beraliran Sunni- menguasai sebagian besar wilayah Irak dan Suriah.
Kementerian hak asasi manusia menyebutkan NI menyandera 65 orang sebagai tahanan perang. Kelompok jihadis ini juga mencuri ternak milik warga suku, kata kementerian tersebut.
Seorang pemimpin senior suku, Sheikh Naeem Al Gaoud mengatakan kepada BBC, "Pemerintah mengabaikan kami dan menyerahkan kami kepada NI begitu saja.
"Kami sudah minta senjata berkali-kali tetapi mereka hanya memberikan janji-janji."
Wartawan BBC di Baghdad, Orla Guerin, mengatakan pembunuhan massal sudah hampir menjadi kejadian sehari-hari.
Para pemimpin suku mengatakan korban dari serangan hari Minggu, yang dilaporkan termasuk 10 perempuan dan anak-anak, dijajarkan, dan ditembak di depan umum sebagai hukuman terhadap apa yang dianggap NI sebagai perlawanan suku itu.









