Ketegangan di India menjelang Asyura

Sumber gambar, AP
Ratusan polisi dikerahkan di sebuah kawasan pinggiran ibu kota India, Delhi, setelah warga Muslim setempat diminta untuk tidak menggelar festival Asyura di jalanan.
Umat Syiah di tempat itu sudah sepakat untuk membatasi perayaan Asyura di kawasan mereka sendiri.
Namun mereka mengajukan protes karena beredarnya selebaran yang menentang perayaan itu, walau selama satu dekade belakangan mereka bisa menggelar festival Asyura secara damai.
Di masa-masa sebelumnya beberapa umat Hindu bahkan ikut memberi sumbangan untuk perayaan tersebut.
Dalam sebuah pertemuan Minggu (02/11), beberapa umat Hindu, termasuk seorang politisi dari partai pemerintah BJP, mengatakan prosesi dalam perayaan Asyura itu 'provokatif dan mengandung kekerasan' karena menggunakan pedang dan api.
Perayaan Asyura dalam beberapa waktu belakangan ini sering menjadi sasaran kekerasan militan Sunni.
Di Pakistan, sekitar 10.000 aparat keamanan dikerahkan Senin (03/11) di Rawalpindi dan Islamabad untuk mencegah serangan atas umat Syiah yang akan merayakan Asyura yang akan mencapai puncaknya pada hari Selasa 4 November.
Sementara di Irak, pada hari Minggu, terjadi serangkaian serangan bom di ibu kota Irak, Baghdad, <link type="page"><caption> menewaskan sekitar 30 jemaah yang</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/11/141102_irak_bom" platform="highweb"/></link><link type="page"><caption> bersiap-siap merayakan Asyura.</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/11/141102_irak_bom" platform="highweb"/></link>









