Polisi Israel bunuh warga Palestina

Sumber gambar, AFP
Polisi Israel mengaku telah membunuh seorang warga Palestina yang diduga menembak aktivis sayap kanan Yahudi, Rabi Yehuda Glick, di Jerusalem, Rabu (29/10) malam.
Juru bicara kepolisian Israel, Micky Rosenfeld, mengatakan warga Palestina bernama Muataz Hijazi mencoba melawan ketika akan ditangkap di daerah permukiman Jerusalem timur.
Rosenfeld mengklaim pihaknya sempat terlibat baku tembak dengan Hijazi sebelum akhirnya pria tersebut “dilumpuhkan”.
“Kesatuan anti-teror mengepung rumah di kawasan Abu Tor untuk menangkap tersangka pelaku percobaan pembunuhan Yehuda Glick. Sesampainya di sana mereka ditembaki. Mereka balas menembak dan membunuh tersangka,” kata Rosenfeld.
Beberapa jam sebelumnya, menurut sejumlah saksi mata, seorang pria dengan logat Arab melepaskan tembakan ke arah Rabi Yehuda Glick saat dia meninggalkan sebuah konferensi yang digelar Menachem Begin Heritage Centre di Jerusalem.

Sumber gambar, Getty
Pria tersebut kabur menggunakan motor sesaat setelah menembak. Belum jelas bagaimana polisi mengidentifikasi Hijazi sebagai pria tersebut.
Glick sendiri langsung dibawa ke rumah sakit dan menjalani operasi untuk memulihkan luka tembak di dada dan perut.
Glick dikenal sebagai aktivis sayap kanan Yahudi yang gencar menyuarakan akses kaum Yahudi untuk beribadah ke Bukit Moriah di Jerusalem.
Bagi umat muslim, lokasi itu menampung Masjid Al-Aqsa dan Haram al-Sharif.

Sumber gambar, AFP









