Kapal tangki minyak Vietnam mungkin dibajak

Sumber gambar, AP
Para pejabat di Vietnam mengatakan kapal tangki minyak yang hilang di Laut Cina Selatan pekan lalu kemungkinan dibajak.
Mereka mengenyampingkan kerusakan teknis dan cuaca sebagai kemungkinan penyebab hilangnya kapal itu.
Kapal yang terdaftar di Vietnam dengan nama Sunrise 689 itu meninggalkan Singapura Kamis lalu (02/10) dengan membawa lebih dari 5.000 ton minyak dan 18 awak.
Pembajakan meningkat di Asia Tenggara dalam dua tahun terakhir dengan sasaran kapal tangki serta kapal kargo.
Puluhan kapal dibajak di kawasan yang sama tahun ini, sementara tahun lalu tercatat 125 kasus pembajakan.

Sumber gambar, tuoitre.vn
Biro Maritim Internasional, IMB, mendesak agar kapal-kapal yang melalui wilayah perairan itu untuk ikut mencari kapal tangki yang hilang tersebut.
Media resmi Vietnam menyebutkan pemerintah telah meminta bantuan dari Malaysia, Indonesia dan juga Singapura.
IMB mengatakan pembajakan di Asia Tenggara meningkat setelah kerja sama internasional angkatan laut berhasil meredam pembajakan di lepas pantai Afrika Timur oleh <link type="page"><caption> pembajak Somalia</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2011/08/110823_somalipirates.shtml" platform="highweb"/></link>.
Pakar antipembajakan mengatakan meningkatnya kapal tangki minyak dan kargo di perairan Asia Tenggara menyebabkan timbulnya kelompok pembajak baru, yang kemungkinan di bawah sindikasi terorganisasi.









