Penyusup 'sempat berkeliaran' di Gedung Putih

Menyusul penyusupan, dibangun pembatas baru di depan Gedung Putih

Sumber gambar, Getty

Keterangan gambar, Menyusul penyusupan, dibangun pembatas baru di depan Gedung Putih

Lelaki yang ditangkap karena menyusup masuk Gedung Putih dua pekan lalu, ternyata sempat 'berkeliaran' di berbagai lokasi gedung, lebih dari yang dikira.

Omar Gonazalez, 42 tahun, pada tanggal 19 September lalu bahkan sempat masuk ke Ruang Timur, gedung yang disebut salah satu paling ketat penjagaannya sedunia itu, kata seorang pejabat pada berbagai media.

Sebelumnya dilaporkan ia dihentikan di pintu beranda utara, North Portico, sesudah memanjat para utama gedung.

Sejumlah legislator akan meminta Julia Pierson, direktur Secret Service -agen rahasia penjaga keamanan presiden- untuk menjelaskan kasus kebobolan itu, Selasa (30/9) ini.

Omar Gonzalez yang bersenjatakan pisau, lolos dari sebuah pos penjagaan di pintu Gedung Putih dan berlari ke Ruang Timur sebelum dibekuk petugas, kata seorang pejabat yang tidak disebutkan namanya kepada harian Washington Post.

Obama tidak di tempat

Ruang panjang penuh hiasan itu sering digunakan presiden untuk pidato dan resepsi resmi.

Secret Service, sejauh ini menolak untuk mengeluarkan pernyataan tentang informasi terbaru itu.

Gonzalez dan isterinya, Samantha, dalam foto yang tak disebutkan tanggalnya
Keterangan gambar, Gonzalez dan isterinya, Samantha, dalam foto yang tak disebutkan tanggalnya

Adapun <link type="page"><caption> Omar Gonzalez</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/09/140920_gedungputih" platform="highweb"/></link>, akan didakwa dengan pasal memasuki bangunan atau kawasan terlarang sambil membawa senjata mematikan atau berbahaya.

Veteran Perang Irak itu pernah sebelumnya diperiksa oleh polisi Virginia pada bulan Juli.

Dalam kendaraan Gonzalez, petugas menemukan dua senapan, empat pistol, dan senjata api lain, amunisi, serta sebuah peta yang memberi tanda khusus pada lokasi Gedung Putih.

Saat penyusupan terjadi, Obama dan keluarganya sudah meninggalkan Gedung Putih dengan helikopter, sekitar 10 menit sebelumnya.