Presiden Palestina peringatkan Hamas

Presiden Palestina Mahmoud Abbas memperingatkan Hamas agar mengubah cara mereka beroperasi di Gaza jika ingin tetap berada dalam pemerintah persatuan Palestina.
Abbas meminta Hamas membuka akses bagi pemerintah untuk bekerja dengan layak di Jalur Gaza, seperti dilaporkan kantor berita AFP.
"Kami tidak akan menerima kemitraan dengan (Hamas) jika situasinya terus seperti ini di Gaza, dimana ada pemerintah bayangan beranggotakan 27 menteri yang mengelola kawasan itu," kata Abbas setibanya di Kairo pada Sabtu malam seperti dikutip kantor berita Palestina WAFA.
Abbas menekankan bahwa Palestina harus memiliki "satu rezim" saja.
Gaza sedang dalam proses rekonstruksi setelah konflik 50 hari dengan Israel yang menghancurkan sebagian besar wilayah itu.
Lebih dari 2.000 orang warga Palestina meninggal dunia di Gaza, sedangkan dari pihak Israel konflik menewaskan 66 orang tentara dan satu warga sipil.





