Serangan ke Gaza sepanjang diperlukan, kata Netanyahu

Sumber gambar, AFP
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengatakan bahwa serangan ke Gaza akan diteruskan selama diperlukan untuk memulihkan keamanan Israel.
Dalam pidato televisinya dia juga mengakui ada kerumitan dan insiden yang pelik dalam setiap peperangan.
"Dan begitu juga dalam operasi saat ini. Namun bersama dengan hal itu, operasi militer berjalan sesuai yang direncanakan dan akan diperlkuas selama diperlukan sampai perdamaian kembali dinikmati warga Israel," tegasnya.
Pidato ini disampaikan setelah <link type="page"><caption> 13 tentara Israel tewas</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/07/140720_gaza_minggu_korban_tewas_tertinggi.shtml" platform="highweb"/></link><link type="page"><caption> bersamaan dengan lebih dari 80 warga Gaza,</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/07/140720_gaza_minggu_korban_tewas_tertinggi.shtml" platform="highweb"/></link> Minggu 20 Juli, yang merupakan jumlah korban tertinggi sejak operasi militer Israel dua pekan lalu.
Menurutnya kelompok militan Hamas dan bukan <link type="page"><caption> Israel</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/topik/israel/" platform="highweb"/></link> yang bertanggung jawab atas eskalasi kekerasan di Gaza.
Netanyahu menambahkan bahwa dia sudah berbicara dengan Presiden Amerika Serikat, Barack Obama, dan menyampaikan terimakasih atas dukungannya.
Dalam percakapan telepon itu, Presiden Obama menegaskan hak Israel untuk membela diri namun juga mengangkat kekhawatiran atas meningkatnya jumlah korban jiwa.
Obama mengurimkan Menteri Luar Negeri, John Kerry, ke ibukota Mesir, Kairo, untuk menghadiri perundingan guna mencapai gencatan senjata secepat mungkin.
Sejak Israel melancarkan operasi militer ke Gaza, 8 Juli lalu, lebih dari 420 warga <link type="page"><caption> Palestina</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/topik/palestine/" platform="highweb"/></link> tewas sementara di pihak Israel 20 orang tewas, termasuk dua warga sipil.









