Bandara Libia dihantam roket, satu tewas

Sumber gambar, AFP
Bandara internasional Tripoli di Libia dihantam serangan roket sehingga sedikitnya satu orang tewas dan enam orang terluka. Sebanyak 12 pesawat juga rusak akibat serangan tersebut.
Seorang komandan pasukan keamanan mengatakan kepada BBC, bandara diserang "sejumlah serangan roket, termasuk roket Grad", pada Senin (14/07) sore.
Akibat serangan tersebut, menurutnya, seorang anggota pasukan keamanan bandara tewas dan enam lainnya terluka.
Lepas dari korban manusia, serangan itu turut merusak 12 pesawat dan menara kendali bandara.
Seluruh penerbangan ke dan dari bandara dibatalkan setidaknya sampai Rabu mendatang.
PBB memutuskan akan menarik seluruh stafnya dari Libia karena serangan itu.
"Misi diakhiri karena tidak mungkin melanjutkan pekerjaan...mengingat kami harus memastikan keamanan dan keselamatan staf," sebut pernyataan PBB.
Misi PBB di Libia meninggalkan negara tersebut dengan menggunakan konvoi kendaraan melalui perbatasan Tunisia.
Bandara internasional Tripoli yang terletak 30km sebelah selatan dari pusat Ibu Kota Libia itu merupakan 'pintu masuk' utama dengan negara lain.
Sebelumnya, Bandara Benghazi yang merupakan bandara terbesar kedua di Libia telah ditutup selama dua bulan.
Bandara Misrata,yang melayani penerbangan reguler internasional, juga ditutup pada Senin (14/07).
Setelah Bandara Tripoli, Bandara Misrata, dan Bandara Benghazi tidak berfungsi, penerbangan dari Libia ke Eropa dan sebaliknya resmi dihentikan. Pasalnya, bandara regional yang masih berfungsi tak memenuhi standar Uni Eropa.









