Putra Gaddafi mulai diadili di Tripoli

Sumber gambar, Reuters
Pengadilan putra mendiang pemimpin Libia Muammar Gaddafi, Saif al Islam, dimulai dengan dakwaan korupsi dan kejahatan perang.
Saif al Islam dan Saadi Gaddafi diadili bersama-sama dengan sejumlah mantan pejabat tinggi rezim Gaddafi.
Namun keduanya tidak datang ke pengadilan walau terdakwa lain termasuk mantan pemimpin intelijen, Abdullah al Senussi, dan mantan perdana menteri Baghdadi al Mahmoudi hadir di ruang sidang.
Jaksa penuntut, Sidiq al-Sour, mengatakan Saadi tidak hadir dalam sidang Senin 14 April di ibukota <link type="page"><caption> Libia,</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/02/140220_libia_perang.shtml" platform="highweb"/></link> Tripoli, karena penyelidikan masih berlangsung namun proses peradilan atas terdakwa lain akan diteruskan.
Saif al Islam -yang sempat dilihat sebagai penerus ayahnya- juga didakwa oleh Mahkamah Kejahatan Perang atas dakwaan kejahatan terkait pemberontakan tahun 2011 yang berakhir dengan jatuhnya Muammar Gaddafi.
Dia saat ini masih ditahan oleh sekelompok mantan pemberontak di Libia barat dan diharapkan mengikuti persidangan lewat hubungan video.
Pengadilan ini dimulai sehari setelah <link type="page"><caption> perdana menteri sementara,</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/04/140413_libia_perdanamenteri.shtml" platform="highweb"/></link><link type="page"><caption> Abdullah al-Thinni, mengumumkan pengunduran dirinya</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/04/140413_libia_perdanamenteri.shtml" platform="highweb"/></link> menyusul serangan atas keluarganya.





