Hamas bertekad akan lakukan balas dendam

Sumber gambar, AP
Gerakan Palestina Hamas menyatakan Israel akan "membayar mahal" tewasnya delapan anggota kelompok militan di Gaza pada Minggu malam.
Sayap militer Hamas, Brigade al-Qassam Izz al-Din, mengatakan pesawat-pesawat Israel menyerang "lokasi perlawanan" di selatan kota Rafah.
Tim medis mengatakan terowongan penyelundupan di dekat perbatasan dengan Mesir diserang, meski media Israel menyebut serangan itu sebagai "kecelakaan".
Brigade Qassam juga mengatakan pesawat tanpa awak menyerang satu lokasi di Gaza utara, menewaskan seorang pejuang, sementara dua orang lainnya tewas dalam serangan terpisah di kamp pengungsian Bureij di Gaza tengah.
Lima orang tewas setelah rudal dilaporkan menghantam terowongan penyelundupan di dekat Farah.
Militer Israel mengatakan <link type="page"><caption> yang mereka serang</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/07/140707_israelgaza.shtml" platform="highweb"/></link> adalah "sumber terorisme dan tempat yang dipakai untuk menyembunyikan peluncur roket".
Mereka juga mengatakan aksi ini diambil sebagai respons atas serangan mortir dari wilayah pantai Palestina.
Ketegangan meningkat sejak remaja Palestina, Mohammed Abu Khdair, dibunuh menyusul pembunuhan tiga remaja Israel beberapa hari sebelumnya.
Pada hari Minggu polisi Israel mengatakan mereka menahan enam tersangka warga Yahudi terkait dengan tewasnya Mohammed Abu Khdair.









