Kerusuhan timbul jelang pembukaan Piala Dunia

Sumber gambar, Getty
Kepolisian Brasil di kota Sao Paulo menggunakan gas air mata untuk membubarkan pengunjuk rasa dalam jumlah kecil yang menentang penyelenggaraan Piala Dunia di negara itu.
Kerusuhan ini terjadi hanya beberapa jam sebelum Piala Dunia dibuka Kamis (12/06). Setidaknya satu orang ditangkap.
Wartawan BBC di Sao Paulo melaporkan polisi menembakkan peluru karet ke atas kepala orang-orang yang turun dalam demonstrasi.
Demonstran mengatakan mereka berencana berpawai sedekat mungkin ke arah ke Arena Corinthians, stadion yang dipakai sebagai tempat upacara pembukaan.
Di stadion itu juga akan digelar pertandingan pembuka antara tuan rumah Brasil melawan Kroasia.
Namun polisi menghadang pengunjuk rasa sebelum mereka memulai pawai.
Gambar televisi menunjukkan polisi menggunakan gas air mata dan pentungan untuk membubarkan sekitar 50 pemrotes di dekat stasiun kereta bawah tanah menuju ke Arena Corinthians.
Mereka meneriakkan yel-yel "tidak akan ada Piala".
Protes-protes lain direncanakan akan digelar di sejumlah kota Brasil guna menentang pengeluaran biaya menjadi tuan rumah pertandingan sepak bola akbar ini.
Mogok kerja telah diserukan bagi pegawai <link type="page"><caption> dua bandar udara di Rio de Janeiro</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/06/140612_mogok_kerja_bandara_brasil.shtml" platform="highweb"/></link> selama 24 jam bertepatan dengan pembukaan Piala Dunia Brasil.









