Surplus perdagangan Cina naik

Sumber gambar, afp
Ekspor Cina pada bulan Mei naik tetapi penurunan impor mengisyaratkan kemungkinan melemahnya permintaan pada ekonomi kedua terbesar dunia ini.
Ekspor negara itu naik 7% pada bulan Mei dibandingkan 12 bulan lalu. Tetapi impor turun 1,6% dibandingkan setahun lalu.
Ini berarti surplus perdagangan menjadi sangat melebar, yaitu mencapai US$35,9 miliar dibandingkan nilai bulan April sebesar US$18,5 miliar, seperti diungkapkan Badan Administrasi Bea Cukai.
Angka tersebut akan semakin memperburuk kekhawatiran akhir-akhir ini tentang keadaan ekonomi <link type="page"><caption> Cina.</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/topik/cina/" platform="highweb"/></link>
Data juga menunjukkan tanda-tanda perlambatan dengan buruknya statistik sektor eceran dan manufaktur.
Kementerian perdagangan Cina berharap keadaan akan membaik pada bulan Mei.
Beberapa pengamat memandang data perdagangan yang lemah ini antara lain disebabkan perbandingan tidak lazim dengan data tahun lalu, ketika terjadi tagihan palsu ekspor dalam jumlah besar untuk mengatasi pembatasan mata uang.
Sejak bulan Mei 2013 dilakukan operasi mengatasi kegiatan ini.
"Data menunjukkan pertumbuhan ekonomi negara kembali ke tingkat normal dan akan terus membaik," kata juru bicara resmi kantor bea cukai, Zheng Yuesheng, kepada stasiun TV pemerintah.









