Pemogokan Turki karena bencana tambang

turki

Sumber gambar, bbc

Keterangan gambar, Korban tewas menjadi 282 orang, sekitar 150 petambang masih dinyatakan hilang.

Serikat buruh Turki mengumumkan mogok satu hari mengecam bencana tambang terburuk negara tersebut yang telah menewaskan 282 orang.

Pejabat serikat mengatakan swastanisasi sektor pertambangan baru-baru ini membahayakan keamanan pekerjaan.

Pimpinan Gabungan Serikat Buruh Revolusi <link type="page"><caption> Turki </caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/05/140514_turki_protes_tambang.shtml" platform="highweb"/></link>mengatakan kepada wartawan sejumlah serikat buruh besar sepakat melakukan pemogokan.

Arzu Cerkezoglu juga meminta warga mengenakan pakaian berwarna hitam dan berpawai ke Kementerian Perburuhan.

Presiden Abdullah Gul diperkirakan akan mengunjungi tempat kejadian, sementara Turki memulai tiga hari berkabung.

Perdana Menteri Recep Tayyip Erdogan diejek saat mengunjungi Soma hari Rabu 14 Mei.

Penduduk beberapa kota lain juga menunjukkan kemarahan kepada pemerintah.

Ledakan menyebabkan langit-langit tambang runtuh hari Selasa saat 787 petambang sedang bekerja di bawah tanah.

Pejabat pemerintah mengatakan 363 petambang diselamatkan beberapa jam setelah ledakan, tetapi tidak satu pun korban selamat ditemukan sejak Rabu dini hari.

Menteri Energi Taner Yildiz mengatakan delapan jenazah ditemukan lagi, meningkatkan korban tewas dari 274 menjadi 282.

Sekitar 150 petambang masih dinyatakan hilang.