Michelle Obama akan pidato soal penculikan di Nigeria

Michelle obama

Sumber gambar, WHITE HOUSE

Keterangan gambar, Tanda pagar BringBackOurGils populer di Twitter untuk menunjukan simpati.

Ibu negara Amerika Serikat, Michelle Obama, akan menggantikan suaminya menyampaikan pidato mingguan untuk mengecam penculikan ratusan anak perempuan Nigeria.

Ibu negara biasanya tidak banyak berkomentar tentang kebijakan luar negeri, tetapi Michelle Obama merupakan tokoh yang aktif mendorong pelepasan anak perempuan yang disandera oleh Boko Haram.

<link type="page"><caption> Ada 270 anak perempuan diculik</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/05/140508_nigeria_penculikan.shtml" platform="highweb"/></link>, namun 53 di antaranya berhasil melarikan diri setelah ditangkap di Chibok pada 14 April lalu.

Michelle akan membuat pidato menjelang peringatan Hari Ibu yang akan diperingati AS pada Minggu (10/05).

"Sebagai ibu dari dua anak perempuan, Obama mengambil kesempatan ini untuk mengekspresikan kemarahan dan kesedihan yang dia dan presiden rasakan atas kasus penculikan itu," kata juru bicara Gedung Putih Eric Schultz.

"Ibu negara berharap bahwa keberanian anak-anak perempuan ini menjadi inspirasi dan (dia) juga menyerukan aksi dari penjuru dunia untuk berjuang memastikan tiap anak perempuan mendapatkan pendidikan sesuai hak asasinya," tambah Schultz.

Michelle Obama sering mendampingi suaminya dalam pidato mingguan yang biasanya disiarkan di radio dan versi videonya bisa dilihat di internet.

Namun untuk pertama kali, dia akan menyampaikan pidato sendirian.

Awal pekan ini, dalam akun Twitter, Michelle memuat foto dirinya di Gedung Putih memegang kertas putih dengan tulisan <italic><link type="page"><caption> #BringBackOurGirls.</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/05/140506_boko_haram_twitter.shtml" platform="highweb"/></link></italic>

<link type="page"><caption> Sejumlah ahli dari AS</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/05/140507_nigeria_as_penculikan.shtml" platform="highweb"/></link> dan Inggris tiba di Nigeria untuk mendampingi pemerintah setempat melakukan upaya penyelamatan.