Tuduhan perlakuan buruk atas perempuan Sri Lanka

Sri Lanka

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Pemerintah mengatakan para perempuan yang ditangkap itu melindungi teroris.

Sebuah kelompok pegiat perempuan Sri Lanka menuduh pemerintah menangkap para perempuan anggota keluarga pria yang dituduh ingin menghidupkan kembali Harimau Tamil.

Women's Action Network mengatakan para perempuan yang ditangkap itu ditahan dalam kondisi yang tidak manusiawi.

Beberapa diantaranya membutuhkan obat-obatan dan layanan psikologis namun tidak mendapatkannya.

"Tidak terlihat jika para aparat memperlakukan perempuan tersebut sebagai umat manusia. Para pejabat memindahkan seorang perempuan dengan menggunakan kereta yang pada hari yang sama menderita keguguran tanpa bantuan kesehatan adalah menyedihkan," seperti tertulis dalam pernyataan bahasa Tamil.

Seorang juru bicara pemerintah, Ajith Rohana, mengatakan para perempuan itu ditahan dengan dugaan melindungi teroris.

Sementara politisi Tamil membantah tuduhan pemerintah bahwa Harimau Tamil berupaya untuk membentuk kelompok itu lagi setelah dikalahkan oleh tentara pemerintah tahun 2009.

Oleh karena itu, menurut pemerintah, perlu diambil langkah-langkah untuk mencegah pembentukan kembali tersebut.

Perang saudara di Sri Lanka antara pemerintah dengan Harimau Tamil berlangsung selama hampir 25 tahun dan diperkirakan menewaskan 60.000 hingga 100.000 jiwa.