Geert Wilders tampil rutin di TV Al-Hayat di Mesir

Sumber gambar, AFP
Politikus beraliran politik sayap kanan Belanda, Geert Wilders, mengatakan dia mendapat tempat untuk siaran mingguan di saluran TV Timur Tengah.
Dalam penampilan pertamanya di al-Hayat, stasiun TV Kristen di Mesir, Wilders melakukan monolog selama enam menit untuk mengungkapkan keyakinannya bahwa Islam tidak cocok dengan kebebasan.
Selain bisa disaksikan di kawasan Timur Tengah, siaran al-Hayat juga mengudara di kawasan dunia lainnya termasuk di beberapa negara di Asia.
Program yang menampilkan politisi Partai Kebebasan itu diberi nama The Geert Wilders Weekly, seperti dilaporkan wartawan BBC, Anna Holligan, dari Den Haag.
Bukan pertama kalinya Wilders terlibat dalam kontroversi terkait agama Islam dan kaum pendatang di Belanda.
Hari Kamis (03/04), kepolisian Belanda mencatat 5.000 protes atas Geert Wilders yang memimpin para pendukung Partai Kebebasan yang menyerukan 'penduduk asal Maroko yang lebih sedikit' dalam kampanye pemilihan lokal bulan lalu.
Jaksa penuntut kini sedang mempertimbangkan apakah cukup bukti untuk mengajukan gugatan diskriminasi terhadap Wilders.
Bulan Juni 2011, dia dibebaskan oleh pengadilan dalam tuduhan memicu kebencian terhadap Islam.









