Pencarian korban ledakan New York diteruskan

Sumber gambar, AP
Pihak berwenang New York mengatakan jumlah korban yang tewas dalam ledakan yang menghancurkan gedung sejauh ini mencapai tujuh orang.
Walikota New York, Bill de Blasio, mengatakan <link type="page"><caption> ledakan disebabkan </caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/03/140313_new_york_ambruk.shtml" platform="highweb"/></link><link type="page"><caption> kebocoran gas</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/03/140313_new_york_ambruk.shtml" platform="highweb"/></link> yang kemudian meruntuhkan dua gedung bertingkat lima.
Namun beberapa orang masih dinyatakan hilang sementara sekitar 60 orang menderita cedera.
Petugas penyelamat masih terus menelusuri puing-puing gedung untuk mencari korban yang mungkin terperangkap di bawahnya.
Para warga di sekitar tempat kejadian mengatakan <link type="page"><caption> ledakan yang terjadi Rabu 12 Maret waktu setempat</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/multimedia/2014/03/140312_galeri_newyork.shtml" platform="highweb"/></link> menimbulkan getaran seperti gempa bumi yang keras.
Ledakan juga melemparkan keping jendela dan puing-puing jauh dari lokasi ledakan maupun ke rel kereta api di dekatnya.
Terminal utama kereta api di New York, Grand Central Station, sempat ditutup selama beberapa jam pada hari Rabu.

Sumber gambar, Getty
Walikoa de Blasio sebelumnya mengatakan kepada para wartawan ada laporan kebocoran gas sekitar 15 menit sebelum ledakan.
Dan laporan-laporan terbaru menyebutkan beberapa pejabat dewan kota serta perusahaan pemasok gas Con Edison menghadapi pertanyaan apakah kebocoran gas itu diabaikan.









