Angin kencang tewaskan warga Inggris

Sumber gambar, Reuters
Seorang pria meninggal dunia diduga akibat angin puting beliung yang sangat kuat mendera wilayah Wiltshire di Inggris.
Pria malang itu diperkirakan berusia 70-an dan tewas akibat terkena runtuhan tiang listrik yang tumbang karena hantaman angin saat sedang membersihkan reruntuhan pohon tumbang.
Pernyataan terbaru dari kepolisian Wiltshire menyebut korban diduga tewas akibat sengatan listrik pada Rabu (12/02) sore.
Angin berhembus sangat kencang dengan kecepatan 160 km per jam sehingga kepolisian setempat mengeluarkan peringatan "Siaga Merah" terkait bahaya serbuan angin ini.
Sudah ada 16 peringatan bahaya banjir yang <link type="page"><caption> masih berlaku</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/02/140212_update_banjir_inggris.shtml" platform="highweb"/></link> dan belum dicabut di seluruh Inggris.
Aliran listrik dan jalur transportasi juga parah terimbas bencana yang disebut-sebut "<link type="page"><caption> hampir tak ada padanannya</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/multimedia/2014/02/140211_galeri_banjir_inggris.shtml" platform="highweb"/></link> dalam sejarah bencana alam (di Inggris)" ini.
Warga di banyak tempat di Inggris diperingatkan untuk tak bepergian keluar rumah.

Sumber gambar, Getty
Peringatan bahaya banjir berlaku di Berkshire, Surrey serta Somerset, dimana banjir memaksa <link type="page"><caption> ratusan kepala keluarga mengungsi</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/multimedia/2014/02/140210_uk_flood.shtml" platform="highweb"/></link>.

Sumber gambar, AP
Sementara sekitar 115.000 rumah di England dan Wales sempat gelap tanpa listrik juga akibat banjir.









