Sungai Thames meluap, Inggris pun banjir

Sumber gambar, Reuters
Rumah-rumah yang terendam luapan Sungai Thames telah dikosongkan dan ribuan orang lainnya terancam banjir karena ketinggian air terus bertambah.
Warga di sebuah desa Berkshire mengatakan situasi di lingkungannya seperti "film horror."
Empat belas peringatan <link type="page"><caption> banjir</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/02/140201_eropa_cuacaekstrem.shtml" platform="highweb"/></link> parah dikeluarkan untuk Berkshire dan Surrey, sedangkan dua peringatan lainnya di Somerset.
Perdana Menteri David Cameron yang melihat langsung banjir di Inggris barat mengatakan kini bukan waktunya untuk mengganti personil di tengah kritik dari Badan Lingkungan.
Menteri Keuangan George Osborne, sementara itu, mengatakan masyarakat mengerti "bahwa hujan bukan salah siapa pun."
Operasi penyelamatan
Rumah, pertokoan dan bisnis di desa Datchet, Berkshire, terendam dan <link type="page"><caption> ratusan rumah</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/multimedia/2014/02/140210_uk_flood.shtml" platform="highweb"/></link> lain di sepanjang tepian Sungai Thames termasuk Shepperton terancam banjir, kata Badan Lingkungan Inggris.
Sejumlah pengukur ketinggian Sungai Thames menunjukkan level tertinggi sejak dipasang pada 1980-an dan 1990-an.
Pasukan pemadam kebakaran menyelamatkan warga dari rumah mereka di Staines-upon-Thames dan mengatakan belum pernah melihat banjir separah ini.
Pada Senin malam, polisi Surrey mengatakan lebih dari 150 orang dievakuasi dari rumah mereka dalam 24 jam.

Sumber gambar, PA

Sumber gambar, PA

Sumber gambar, PA









