Togo sita dua ton gading gajah tujuan Vietnam

Sumber gambar, Reuters
Polisi di Togo menangkap tiga orang pria setelah menemukan dua ton gading gajah dalam kontainer dengan tujuan Vietnam.
Dua tersangka berasal dari Togo dan satu orang lainnya dari Vietnam.
Aktivis pegiat lingkungan hidup mengatakan negara Afrika Barat itu adalah titik transit untuk <link type="page"><caption> perdagangan gading</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah/2012/07/120723_wwf_satwa.shtml" platform="highweb"/></link> antara Afrika Tengah dan Asia.
Meski dunia melarang perdagangan gading sejak 25 tahun lalu, populasi gajah Afrika saat ini menuju kepunahan.
Jumlah gajah hutan di Afrika tengah berkurang lebih dari 60% dalam 10 tahun terakhir.
Perburuan liar
Tiga orang tersangka ditunjukkan kepada wartawan beserta gading sitaan di ibukota Togo, Lome.
Letnan Pierre Awi mengatakan 1.680 kg gading disembunyikan dalam kontainer di pelabuhan Lome yang akan dikirim ke Vietnam.
"Kontainer itu berisi kayu yang dimaksudkan untuk menyamarkan gading di bawahnya," kata Awi.
Aktivis mengatakan gading sebanyak itu berasal dari 230 ekor gajah.
Negara-negara Afrika berjuang melawan perdagangan gading.
Pada hari Selasa, sebuah pengadilan di Kenya menerapkan undang-undang anti perburuan liar dan mendenda seorang <link type="page"><caption> warga negara Cina</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah/2014/01/140128_majalahlain_gading_cina_denda.shtml" platform="highweb"/></link> $230.000 (Rp 2,7 miliar).
Ia ditangkap pekan lalu dengan 3,5 gading dalam kopernya di bandara Internasional Nairobi.









