Pemberontak Filipina dibunuh pasukan pemerintah

Sumber gambar, Reuters
Pemerintah Filipina mengatakan pasukannya membunuh sedikitnya 37 pemberontak Muslim dalam operasi lanjutan terhadap pemberontak di kawasan Mindanao selatan.
Seorang juru bicara militer mengatakan sebagian anggota kelompok pemberontak yang tewas telah diidentifikasi atas bantuan pemuka desa.
Presiden Benigno Aquino mengatakan pasukan Angkatan Darat melancarkan serangan kepada para militan dari Gerakan Kemerdekaan Islam Bangsamoro.
Kelompok itu menentang <link type="page"><caption> kesepakatan yang</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/01/140125_filipina_perdamaian.shtml" platform="highweb"/></link><link type="page"><caption> ditandatangani oleh kelompok pemberontak lebih besar,</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/01/140125_filipina_perdamaian.shtml" platform="highweb"/></link> Fron Pembebasan Islam Moro, dengan pemerintah beberapa hari lalu.
Kesepakatan diteken di Malaysia sebagai mediator perundingan.
Namun Gerakan Kemerdekaan Islam Bangsamoro bersikukuh kesepakatan tidak akan mengarah pada pembentukan negara merdeka bagi minoritas Muslim di kawasan selatan.
Oleh karena itu mereka bertekad terus mengangkat senjata.
Presiden mengatakan pemerintah ingin mengikis kemampuan pemberontak untuk menganggu kesepakatan damai.
Pertempuran antara pasukan pemerintah dan kelompok-kelompok pemberontak di kawasan selatan telah berlangsung selama puluhan tahun.
Menurut Presiden Aquino, dengan kesepakatan baru maka pemerintah dan sekitar 11.000 anggota kelompok pemberontak utama Moro bisa bekerja sama untuk mengejar kelompok-kelompok pemberontak lain.









