Terinjak-injak, 14 tewas di masjid Cina

cina, muslim
Keterangan gambar, Etnis Hui yang tinggal di Ningxia, Cina, kebanyakan beragama Islam.

Empat belas orang tewas karena terinjak-injak di sebuah masjid yang terletak di daerah barat laut Cina, Ningxia.

Menurut media setempat Xinhua, peristiwa ini terjadi saat makanan tradisional dibagikan dalam sebuah acara peringatan pemimpin keagamaan.

Penyelidikan sedang dilakukan untuk mengetahui penyebab insiden yang terjadi di kota Xiji, 60 km sebelah barat kota Guyuan itu.

Selain korban tewas, ada empat orang lainnya terluka dan berada dalam kondisi kritis.

Peristiwa tersebut terjadi pada pukul 13.00 waktu setempat.

Etnis Hui, yang mayoritas menghuni wilayah itu, merupakan salah satu kelompok Muslim minoritas yang ada di <link type="page"><caption> Cina</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/topik/cina/" platform="highweb"/></link>.

Insiden terinjak-injak dalam sebuah perayaan ritual keagamaan juga pernah terjadi di India.

Pada Oktober lalu, ada <link type="page"><caption> setidaknya 89 orang</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/10/131013_indiastampede_korban.shtml" platform="highweb"/></link> - sebagian besar wanita dan anak-anak - meninggal karena berdesakan di sebuah jembatan, ketika hendak menghadiri ritual agama di negara bagian <link type="page"><caption> Madya Pradesh, India Tengah</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/10/131013_india_stampede.shtml" platform="highweb"/></link>.