Pemimpin jihad ditahan di Lebanon

Pemerintah Lebanon dilaporkan menahan kepala kelompok jihad yang mengklaim melakukan pemboman bunuh diri kedutaan Iran di Beirut November lalu.
Menteri Pertahanan Fayez Ghosn mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa Majid al-Majid, emir brigade Abdullah Azzam yang terkait dengan al-Qaida di Saudi, ditahan oleh intelijen militer di <link type="page"><caption> Beirut</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/12/131227_lebanon_ledakan.shtml" platform="highweb"/></link>.
Sementara itu, televisi Hezbollah al-Manar mengatakan Majid ditahan 'baru-baru ini'.
Brigade Abdullah Azzam memiliki misi untuk melakukan serangan di Lebanon dan seputar Timur Tengah.
Serangan di kedutaan Iran itu menewaskan 23 orang, termasuk atase kebudayaan Iran.
Seorang ulama salafi yang dekat dengan kelompok Azzam, Sheikh Siraj al-Din Zureiqat, menyatakan bertanggung jawab atas serangan tersebut.
Ia memperingatkan serangan akan terus berlanjut di Lebanon sampai tentara Iran dan Hezbollah menghentikan peperangan bersama pasukan pemerintah Suriah.
Mereka juga menuntut dibebaskannya tahanan Sunni di Lebanon.
Brigade Azzam bermarkas di Lebanon dan semenanjung Arab.
Nama Azzam berasal dari seorang pejuang jihad Palestina yang merekrut mujahidin berperang melawan Soviet di Afghanistan pada 1980-an.
Nama brigade ini pertama kali digunakan dalam serangkaian serangan terhadap turis di Mesir pada 2004 dan 2005.









