Ratusan anggota Ikhwan mogok makan

Pendukung Morsi
Keterangan gambar, Ikhwanul tidak menyebutkan apakah mantan Presiden Mohamed Morsi ikut mogok makan.

Kelompok Ikhwanul Muslimin mengatakan lebih dari 450 anggota yang ditahan pemerintah Mesir melakukan mogok makan menentang perlakukan terhadap mereka.

Ikhwanul mengatakan mereka yang melakukan mogok makan termasuk mantan pejabat tinggi yang bekerja untuk <link type="page"><caption> Mohamed Morsi</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/12/131218_pengadilan_morsi.shtml" platform="highweb"/></link>, presiden yang digulingkan militer Juli lalu.

Para tahanan mengatakan mereka tidak dizinkan dibesuk oleh keluarga dan tidak memiliki akses untuk bantuan hukum serta medis.

Mereka juga mengatakan sel mereka terlalu sesak dan kotor.

Pemerintah Mesir yang didukung militer menahan lebih dari 2.000 anggota Ikhwanul Muslimin sejak Morsi digulingkan.

Ikhwanul Muslimin -gerakan politik dan sosial yang berusia 85 tahun itu- berhasil dalam serangkaian pemilihan umum setelah Hosni Mubarak digulingkan tahun 2011.

Morsi menjadi presiden pertama yang dipilih secara bebas setelah menang dalam pemilu tahun lalu.

Namun Ikhwanul tidak menyebutkan apakah Morsi juga ikut serta dalam aksi mogok makan tersebut.

Human Rights Watch mengatakan baru-baru ini, pemerintah Mesir menahan lima pejabat yang bekerja dengan Morsi selama hampir lima bulan tanpa memberitahu di mana mereka ditahan.