Puluhan ribu orang hadiri misa Mandela

Puluhan kepala negara
Keterangan gambar, Puluhan kepala negara hadir dalam misa di stadion FNB.

Kebaktian nasional untuk mantan Presiden Afrika Selatan Nelson Mandela diselenggarakan di Johannesburg.

Puluhan ribu warga Afrika Selatan bergabung dengan puluhan pemimpin dunia dalam misa di stadion FNB itu.

Rekan Mandela yang bersama dengannya mendekam di penjara pulau Robben, Andrew Mlangeni, mengatakan Mandela "menciptakan harapan saat tidak ada harapan sama sekali."

Presiden Amerika Serikat Barack Obama, Presiden Kuba Raul Castro dan Sekretaris Jendral PBB Ban Ki-moon juga akan berpidato dalam kebaktian.

Presiden kulit hitam pertama Afrika Selatan itu <link type="page"><caption> meninggal pada usia 95 tahun Kamis lalu</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/12/121212_mandela_obit.shtml" platform="highweb"/></link>.

Afrika Selatan menyelenggarakan <link type="page"><caption> serangkaian upacara</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/12/131207_mandela_pemakaman.shtml" platform="highweb"/></link> untuk mengenang mantan pemimpin itu sampai pemakamannya hari Minggu, 15 Desember.

Kebaktian untuk Mandela merupakan salah satu dari upacara terbesar yang dihadiri para kepala negara di Afrika Selatan.

Pidato pertama yang dilakukan oleh rekan Mandela, Mlangeni, mengatakan, "Dia pasti tersenyum dan menyaksikan bangsanya, putra dan putri bersatu merayakan kehidupannya dan apa yang ia tinggalkan."

Massa di stadion
Keterangan gambar, Puluhan ribu orang hadir di stadion FNB di tengah hujan.

Tiga cucu Mandela juga menyampaikan eulogi.

Banyak warga Afrika Selatan yang menyambut datangnya hujan saat kebaktian ini.

Winnie dan Graca
Keterangan gambar, Mantan istri Mandela, Winnie mendatangi jandanya Graha Machel.

Menteri Pertahanan Nosiviwe Mapisa-Nqakula mengatakan, "Hujan ini berkah dari nenek moyang yang menyambut putranya."

Janda Mandela, Graca Machel, disambut para hadirin saat ia tiba di stadion.