Reformasi atas sistem keluhan warga Cina

Beijing
Keterangan gambar, Banyak warga yang datang langsung ke Beijing karena diabaikan di daerahnya.

Cina mengatakan akan menempuh reformasi dalam sistem petisi yang digunakan untuk menampung keluhan warganya.

Sistem yang ada selama ini dianggap gagal dalam menampung keluhan individu karena banyak yang merasa diganggu oleh para petugas ketika menyampaikan keluhan.

Salah satu jalan untuk memperbesar kesempatan orang menyampaikan keluhan adalah dengan pembentukan jalur telepon khusus dan situs internet.

Pihak berwenang menegaskan orang yang berupaya menghalangi, menahan, atau membalas dendam atas keluhan resmi yang disampaikan akan dihukum.

Jutaan warga <link type="page"><caption> Cina</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/topik/cina/" platform="highweb"/></link> menyampaikan keluhan resmi setiap tahunnya, antara lain menyangkut ketidakmampuan pejabat lokal dalam masalah perampasan tanah, pengusiran paksa, dan sengketa buruh.

Beberapa di antara mereka kemudian langsung mengadu ke pemerintah pusat di Beijing karena diabaikan di tingkat daerah atau tidak mendapatkan jawaban yang memuaskan.

Beijing
Keterangan gambar, Beberapa warga yang mengeluh istirahat di jembatan bawah tanah di Beijing.

Sebagian bahkan sampai berkemah di Beijing di depan lembaga-lembaga terkait dan perkemahan itu sering disebut sebagai 'kampung pengadu'.

Seorang pegiat, Huang Qi, kepada kantor berita AP memperkirakan sekitar 100.000 orang berkemah di kampung-kampung pengadu dan tidak sedikit pula yang datang ke Beijing dan pulang pada hari yang sama.