Presiden Afghanistan desak kesepakatan AS disetujui

Hamid Karzai
Keterangan gambar, Hamid Karzai menekankan kesepakatan akan menjamin keamanan di Afghanistan.

Presiden Afghanistan Hamid Karzai mendesak Majelis Agung untuk menyetujui kesepakatan keamanan baru dengan Amerika Serikat yang memungkinkan pasukan AS tetap berada di Afghanistan setelah 2014.

Dalam pembukaan sidang Majelis Agung yang disebut Loya Jirga, Presiden Karzai mengatakan Presiden Amerika Serikat Barack Obama telah meyakinkan kepadanya bahwa kesepakatan keamanan baru itu akan memberikan jaminan keamanan yang diperlukan Afghanistan.

Oleh karena itu dia menyerukan kepada beberapa ribu pemuka suku yang menjadi anggota Loya Jirga untuk menyetujui kesepakatan.

"Tidak ada agenda lain dan saya berharap tidak ada agenda lain yang dibahas," kata Karzai di Kabul, Kamis (21/11).

Menurutnya, kesepakatan keamanan juga didukung oleh negara-negara lain seperti India, Rusia dan Cina.

Isi kesepakatan dan syarat-syaratnya dibahas dalam sidang, termasuk masalah-masalah kontroversial seputar syarat-syarat yang memungkinkan tentara Amerika Serikat memasuki rumah-rumah penduduk.

Selain itu, lapor wartawan BBC di Kabul David Loyn, masih diperdebatkan pula apakakah tentara Amerika akan berada di bawah sistem hukum AS atau Afghanistan.

Pemerintah Amerika Serikat telah menegaskan semua tentaranya akan ditarik bila Afghanistan tidak memberikan kekebalan hukum.

Sebagian besar pasukan internasional di Afghanistan dijadwalkan akan meninggalkan negara itu sebelum 2014.