Perahu bermasalah di Yunani, 12 imigran tenggelam

Pihak berwenang Yunani mengatakan sedikitnya 12 imigran, termasuk empat anak-anak, tenggelam setelah perahu karet yang mereka tumpangi karam di Laut Ionia.
Sebanyak 15 orang lainnya berhasil menyelematkan diri ke darat di pualau Lefkada dan segera memberi tahu polisi atas kejadian itu.
Perahu tenggelam pada Jumat pagi (15/11) di lepas pantai Lefkada. Sejauh ini belum diketahui negara asal imigran. Penumpang yang selamat dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan kesehatan dan pulau Lefkada dan di daratan utama.
Mereka diperkirakan dalam perjalanan menuju Italia dengan menggunakan perahu karet yang memiliki panjang 7-8 meter saja.
Yunani tercatat sebagai salah satu negara utama yang menjadi tujuan para imigran dan pengungsi yang ingin masuk ke negara-negara anggota Uni Eropa.
Pintu masuk
Seorang pejabat Angkatan Laut Yunani mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa kapal-kapal penjaga pantai dan para penyelam diterjunkan untuk terus melakukan pencarian.
"Perahu tenggelam pada subuh dalam kondisi cuaca baik," kata Costas Aravanis.
Meskipun terdapat 15 penumpang yang selamat, mereka sendiri tidak yakin berapa jumlah penumpang keseluruhan di perahu itu.
Selain Yunani, negara yang dijadikan pintu masuk imigran ke Eropa adalah Italia. Beberapa bulan lalu <link type="page"><caption> pemerintah Sisilia di Italia menyatakan keadaan darurat</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/10/131015_italia_pendatang.shtml" platform="highweb"/></link> sehubungan dengan tingginya jumlah pendatang yang tiba dengan menggunakan perahu.
Pada awal Oktober, perahu kapal yang membawa sekitar 500 pencari suaka tenggelam di lepas pantai Lampedusa dan menewaskan lebih dari 230 orang. Lampedusa di bawah pemerintah daerah Sisilia.









