Evakuasi massal di Vietnam menjelang badai

Pemerintah Vietnam mulai melakukan evakuasi lebih dari 100.000 orang di tengah semakin mendekatnya Topan Haiyan.
Salah satu badai terbesar di dunia ini diperkirakan akan mencapai Vietnam pada hari Minggu setelah menerjang Filipina.
Media resmi menyebutkan sekolah-sekolah ditutup dan penduduk yang tinggal di kawasan pesisir dipindahkan ke tempat sementara yang lebih tinggi.
Perdana Menteri Nguyen Tan Dung melihat langsung persiapan Vietnam mengantisipasi terjangan badai ini.
Kapal-kapal telah diperintahkan untuk kembali bersandar.
Topan super ini tercatat pada kategori lima atau yang tertinggi dan melemah menjadi kategori empat hari Sabtu (09/11).
Kerusakan besar di Filipina

Namun badan ramalan cuaca memperkirakan Topan Haiyan akan menguat lagi begitu melintas Laut Cina Selatan menuju Vietnam.
<link type="page"><caption> </caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/11/131109_filipina.shtml" platform="highweb"/></link><link type="page"><caption> Lebih dari 120 orang dilaporkan meninggal</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/11/131109_filipina.shtml" platform="highweb"/></link> sejauh ini akibat topan yang melanda Filipina Jumat (08/11).
Para pejabat penerbangan mengatakan 100 jenazah tergeletak di jalan-jalan di kota Tacloban.

Para wartawan setempat melaporkan 20 jenazah di satu gereja di kota Palo, 10 kilometer dari Tacloban.
Topan ini menghancurkan gedung-gedung dan memicu tanah longsor. Militer telah memulai upaya penyelamatan.

Video dari Tacloban menunjukkan kota itu sudah terendam air saat topan melanda.
Topan Haiyan tercatat sebagai salah satu badai terdasyat di dunia.
Badan-badan bantuan kesulitan untuk mencapai Tacloban di pulau Leyte, karena bandara rusak parah dan hanya pesawat militer yang dapat beroperasi, kata wartawan BBC Jon Donnison dari Manila.









