Senat AS sepakat loloskan RUU Anggaran

Senat AS akhirnya menyepakati meloloskan RUU Anggaran.
Keterangan gambar, Senat AS akhirnya menyepakati meloloskan RUU Anggaran.

Senat AS sepakat meloloskan rancangan undang-undang anggaran untuk membuka kembali operasi pemerintah federal dan menghindari gagal bayar utang, yang barangkali berdampak buruk pada ekonomi global.

Kesepakatan bipartisan itu berhasil dicapai setelah kubu Demokrat, yang memiliki kursi mayoritas di Senat, berhasil memperoleh dukungan suara mayoritas yaitu 80 suara dibanding 18 suara yang menolaknya

Keputusan ini akan dikirim kepada Ketua DPR, yang dipegang oleh kubu Republik, yang menyatakan akan mendukung langkah tersebut.

Melalui keputusan Senat ini di masa tenggat waktu ini, maka telah disepakati untuk menaikkan pagu utang sebesar $16.7 triliun, atau sekitar £10.5 triliun.

Presiden AS Barack Obama direncanakan akan berpidato menanggapi perkembangan terbaru ini di Gedung Putih.

Penghentian layanan pemerintah

Kesepakatan ini akan memperpanjang batas pinjaman pemerintah federal sampai 7 Februari 2014 dan dana pemerintah hingga 15 Januari 2014.

Sebelumnya, para politisi, bankir dan ekonom telah memperingatkan <link type="page"><caption> konsekuensi ekonomi</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah/2013/10/130930_bisnis_saham_as.shtml" platform="highweb"/></link> yang mengerikan dunia bagi dunia, kecuali Senat <link type="page"><caption> mampu bersepakat </caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/10/131011_pagu_utang_as.shtml" platform="highweb"/></link>untuk menaikkan batas pinjaman pemerintah AS.

Selasa (15/10) lalu, <link type="page"><caption> penghentian operasi pelayanan</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/10/131002_obama_penghentian.shtml" platform="highweb"/></link> pemerintah telah memasuki minggu ketiga, semenjak Pemerintah AS <link type="page"><caption> menghentikan sebagian kegiatan</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/10/131003_obama_peringatkan_wallstreet.shtml" platform="highweb"/></link> mulai awal Oktober lalu.

Ini terjadi lantaran Senat menolak tuntutan DPR untuk tidak mendanai atau menunda pelaksanaan UU asuransi kesehatan yang digagas Presiden Obama, yang merupakan sebagai dari RUU Anggaran.

Presiden Obama sejak awal menolak merundingkan perubahan dalam UU Asuransi kesehatan sebelum kegiatan pemerintah dibuka kembali.