Wapres AS optimis tentang kesepakatan jurang fiskal

Wakil Presiden AS Joe Biden menyatakan optimis bahwa Senat akan mencapai kesepakatan untuk mencegah kenaikan pajak secara tajam yang akan berdampak pada ekonomi negara itu ke depan.
Namun demikian, kesepakatan ini masih sangat tergantung sikap Partai Republik di Senat yang sejauh ini menyatakan siap berkompromi, namun masih membutuhkan waktu untuk mempelajari proposal Partai Demokrat.
Apabila kesepakatan ini tidak tercapai dikhawatirkan terjadi kenaikan pajak dan pemotongan besar belanja di semua bidang, yang distilahkan sebagai jurang fiskal.
Semula dikhawatirkan kompromi ini sulit dilakukan karena proses perundingan itu tampaknya akan melewati batas waktu Senin tengah malam waktu setempat.
Terus berunding
Sejumlah laporan menyebutkan proses pemungutan suara sukar digelar karena para anggota DPR sudah dijadwalkan akan reses.
Tetapi Partai Demokrat yakin kesepakatan masih bisa diambil, sebelum tenggat waktu berakhir pada tengah malam waktu setempat.
Sebelumnya, Presiden AS Barack Obama mengatakan kompromi “sudah terlihat” di Kongres, namun demikian upaya itu belum rampung.
Dalam pidatonya, Obama mengatakan para tim juru runding masih harus bekerja untuk mencapai kesepakatan apakah akan menunda atau tidak keharusan pemangkasan anggaran pemerintah, yang dijadwalkan berlaku pada Rabu nanti.
Para analis ekonomi mengatakan tanpa ada kompromi, berbagai kebijakan penghematan akan menjerumuskan ekonomi AS ke jurang resesi yang parah.









