Demo gaji naik berubah rusuh di Brasil

Demo Brazil
Keterangan gambar, Sebagian peserta demo menggunakan taktik black bloc untuk menyamarkan identitas.

Aksi protes mengkritik gaji guru setempat dan tuntutan kenaikan upah berubah jadi rusuh setelah massa bentrok dengan polisi di Rio de Janeiro dan Sao Paulo.

Pusat kota Rio dipadati lebih dari 10.000 orang yang mulanya berbaris dengan damai.

Tetapi seiring hari berubah jadi gelap sejumlah peserta aksi mulai melempar bom molotov ke arah gedung-gedung pemerintah yang dibalas polisi huru-hara dengan semburan gas air mata.

Aksi protes serupa juga membesar di Sao Paulo dan berakhir dengan bentrokan langsung karena banyak bank diserbu peserta protes yang mengenakan tudung kepala.

Situasi keamanan terkini Brasil ini segera jadi sorotan dikaitkan dengan peran negara itu sebagai tuan rumah penyelenggaraan pesta olahraga terbesar sejagad, Piala Dunia Sepakbola 2014 serta Olimpiade 2016.

Sejumlah <link type="page"><caption> aksi demo sebelumnya</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/06/130617_brazil_maracana_protes.shtml" platform="highweb"/></link> juga berakhir kacau setelah bentrok dengan aparat keamanan.

Diantara aksi yang dilakukan sebagian kecil massa protes, bergaya anarkis black bloc dengan menyamarkan identitas pelakunya, adalah menghancurkan gerbang bangunan Balai Kota serta perusakan bank dan upaya penjarahan ATM. Beberapa diantaranya juga dibakar.

Demo Brazil
Keterangan gambar, Demo diduga diikuti 50 ribu warga sementara perkiraan polisi sekitar 10 ribu.

Demonstran juga membakar sebuah bus yang sedang melintas di Raya Rio Branco Avenue, menggunakan perabot dari kantor-kantor cabang bank sebagai barikade terhadap posisi polisi yang berhadap-hadapan.

Aparat menggunakan gas air mata untuk membubarkan massa.

"Tanpa polisi, tak ada kekerasan. Saat mereka datang, pasti terjadi (kekerasan)," kata pelaku anarkis Hugo Cryois, 23, yang mengenakan masker gas meski dibiarkan menggantung di leher.

"Saya sudah siap," kata Cryois. "Anda tidak bisa mempercayai mereka."

Kelompok guru di Brasil sudah mengajukan menuntut kenaikan gaji selama dua bulan. Sekitar 50.000 orang diperkirakan turut serta dalam aksi demo untuk mendukung mereka sebelum rusuh menyebar, namun menurut catatan polisi hanya sekitar 10.000 yang ikut aksi tersebut.