PM Kamboja Hun Sen akan dilantik

Parlemen Kamboja mengesahkan Hun Sen sebagai Perdana Menteri untuk kelima kalinya, meskipun oposisi melakukan boikot menyusul perselisihan hasil pemilu.
Hun Sen, menjabat sebagai perdana menteri sejak 1985, dan akan diambil sumpah pada Selasa (24/09).
Pihak oposis, yang meminta adanya penghitungan hasil pemilu secara independen, <link type="page"><caption> absen dari parlemen</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/09/130923_kambojaparlemen.shtml" platform="highweb"/></link> sejak Senin (23/09).
<link type="page"><caption> Pengesahan Hun Sen</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/09/130908_cambodiaelex.shtml" platform="highweb"/></link> sebagai perdana menteri terjadi di tengah <link type="page"><caption> protes terhadap dugaan kecurangan</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/09/130915_kamboja_protes.shtml" platform="highweb"/></link> pemilu yang digelar pada Juli lalu.
Oposisi Kamboja Partai Penyelamat Nasional, yang diketuai Sam Rainsy, menuduh partai yang berkuasa Partai Rakyat Kamboja melakukan kecurangan pemilu.
Hasil pemilu resmi menunjukan Partai Rakyat Kamboja memenangkan 68 kursi, sementara oposisi memperoleh 55 kursi.
Pemerintah menolak permintaan oposisi untuk melakukan penghitungan independen.
Selama akhir pekan lalu, anggota parlemen dari oposisi menggelar peringatan di komplek candi Angkor Wat, dan berjanji untuk tidak datang ke gedung parlemen sampai dilakukannya penghitungan independen.
Puluhan ribu orang mengikuti protes hasil pemilu yang digelar pada awal bulan ini. Sedikitnya satu orang tewas dalam bentrokan yang terjadi antara pemrotes dan pasukan keamanan.
Hun Sen, 61 tahun, akan diambil sumpah dan akan menjabat sebagai perdana menteri sampai berusia 70an.









