Pengalihan kendali senjata Suriah didukung

Tentara Suriah
Keterangan gambar, Prancis akan mengusulkan resolusi terkait pengendalian senjata Suriah.

Cina menyambut baik usulan yang pertama kali diajukan Rusia untuk menempatkan senjata kimia Suriah di bawah kendali internasional.

Bersama dengan Rusia, <link type="page"><caption> Cina</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/topik/cina/" platform="highweb"/></link> menghadang usulan resolusi Dewan Keamanan PBB dalam konflik <link type="page"><caption> Suriah.</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/topik/rusia/" platform="highweb"/></link>

Dengan dukungan Cina -yang memiliki hak veto di DK PBB- maka usulan itu diperkirakan bisa menjadi prakarsa yang mempersatukan dunia dalam menanggapi <link type="page"><caption> penggunaan </caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/multimedia/2013/08/130822_galeri_foto_suriah_senjatakimia.shtml" platform="highweb"/></link><link type="page"><caption> senjata kimia oleh pemerintah Suriah, Rabu 21 Agustus lalu.</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/multimedia/2013/08/130822_galeri_foto_suriah_senjatakimia.shtml" platform="highweb"/></link>

Iran, yang merupakan sekutu Presiden Suriah Bashar al-Assad, juga mendukung usulan <link type="page"><caption> Rusia.</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/topik/rusia/" platform="highweb"/></link>

Namun kelompok oposisi di Suriah mengecamnya sebagai manuver politik yang dirancang untuk mencegah serangan militer.

Sementara Prancis, Selasa 10 September, mengatakan akan mengusulkan resolusi ke Dewan Keamanan PBB agar senjata kimia Suriah berada di bawah kendali internasional supaya bisa dihancurkan.

Menteri Luar Negeri Prancis, Laurent Fabius, menambahkan bahwa resolusi juga akan meminta pemeriksaan menyeluruh atas semua senjata kimia negara itu.

Belum ada rincian

Di Moskow, Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov, mengulang kembali usulan konkrit mereka yang akan disampaikan kepada semua pihak yang berkepentingan, termasuk Amerika Serikat.

Namun tidak banyak rincian yang diungkapkan terkait dengan pengendalian senjata tersebut.

"Kami, pihak Rusia, sedang sibuk menyiapkan tentang rencana yang bisa bekerja, jelas, dan nyata. Untuk mencapainya, pada saat saya bicara ini, berlangsung kontak-kontak dengan pihak Suriah," tuturnya kepada para wartawan setelah pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Libia, Selasa (10/09).

Dia menambahkan usulan pengendalian senjata Suriah itu bukan semata-mata berasal dari Rusia.

"Itu berasal dari kontak-kontak kami dengan mitra Amerika Serikat, dari pernyataan John Kerry (Menlu AS) kemarin yang mengakui serangan militer bisa dicegah jika masalah ini dipecahkan."

Presiden Barack Obama juga sudah mengatakan <link type="page"><caption> rencana yang pertama </caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/09/130909_rusia_suriah_senjatakimia.shtml" platform="highweb"/></link><link type="page"><caption> kali disampaikan Rusia itu</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/09/130909_rusia_suriah_senjatakimia.shtml" platform="highweb"/></link> bisa menjadi sebuah terobosan dalam krisis Suriah.