AS menarik perwakilannya dari Lebanon

Departemen Luar Negeri Amerika Serikat memerintahkan petugas pemerintahan non-inti untuk meninggalkan Lebanon. Mereka juga telah mengizinkan evakuasi sukarela melewati Turki bagian selatan.
Tindakan tersebut dilakukan terkait dengan "ketegangan yang terjadi saat ini", tetapi AS tidak menyebut langsung soal krisis <link type="page"><caption> Suriah</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/topik/suriah/" platform="highweb"/></link>.
Mereka juga memperingatkan warga AS yang ingin berkunjung ke dua negara itu untuk tetap waspada terhadap potensi bahaya.
Kongres AS akan melakukan pembahasan terkait permohonan Presiden Barack Obama untuk mengadakan serangan militer ke Suriah.
"Terkait ketegangan yang terjadi di kawasan regional, juga adanya potensi ancaman kepada pegawai dan fasilitas pemerintahan, kami mengambil langkah ini untuk melindungi pegawai kami dan keluarga mereka, pegawai lokal, dan pengunjung di fasilias kami," kata Juru Bicara Departemen Luar Negeri, Marie Harf.
Galang dukungan
AS tidak menyediakan rincian ancaman apa yang dihadapi oleh kedutaannya di Beirut, Lebanon, atau konsulatnya di Adana, Turki.
Namun perintah ini datang kurang dari sepekan sebelum peringatan 12 tahun serangan 9/11 dan di tengah perdebatan sengit atas rencana Obama untuk menyerang Suriah.
Dalam beberapa pekan, Obama dan pemimpin kongres AS mencoba menggalang dukungan untuk melakukan serangan ke Suriah. Pengambilan keputusan diharapkan terjadi pekan depan.
Namun pengamat mengatakan pendukung aksi militer menghadapi perjuangan yang berat di kongres, karena anggotanya masih menentang keterlibatan AS dalam perang saudara di negara itu.
Secara terpisah, hampir <link type="page"><caption> 20 kedutaan besar</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/08/130802_kedubes_as_tutup.shtml" platform="highweb"/></link> AS di Timur Tengah ditutup bulan lalu setelah AS mengatakan telah menerima ancaman.
Kedutaan besar AS <link type="page"><caption> di Sanaa, Yaman</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/08/130806_as_yaman.shtml" platform="highweb"/></link> ditutup selama dua pekan karena ancaman tersebut.









