PBB menanti laporan tim penyidik Suriah

Sekjen PBB, Ban Ki-moon, mengatakan tim penyidik untuk dugaan penggunaan senjata kimia Suriah akan menyelesaikan tugas Jumat 30 Agustus 2013.
Tim akan meninggalkan negara itu pada Sabtu pagi dan akan menyerahkan laporannya kepada Ban.
<link type="page"><caption> Sekitar 300 orang tewas dalam serangan yang diduga</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/08/130822_suriah_senjatakimia_korban.shtml" platform="highweb"/></link><link type="page"><caption> menggunakan senjata kimia</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/08/130822_suriah_senjatakimia_korban.shtml" platform="highweb"/></link> pada Rabu (21/08) pekan lalu di kawasan Ghouta, pinggiran ibukota Damaskus.
Pasukan pemerintah <link type="page"><caption> Suriah</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/topik/suriah/" platform="highweb"/></link> yang diduga melakukan serangan walau sebelumnya pemerintah dan kelompok pemberontak saling menuduh sebagai pelaku serangan.
Serangan tersebut memicu kecaman dari dunia internasional dan pemerintah Inggris melakukan debat untuk mendukung aksi militer atas Suriah.
Presiden Barack Obama, mengatakan dia masih belum memutuskan rencana aksi walau <link type="page"><caption> Amerika Serikat</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/topik/amerika_serikat/" platform="highweb"/></link> sudah <link type="page"><caption> menyimpulkan pemerintah Suriah menggunakan senjata</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/08/130829_suriah_obama_intervensi.shtml" platform="highweb"/></link><link type="page"><caption> kimia</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/08/130829_suriah_obama_intervensi.shtml" platform="highweb"/></link> dalam serangan pekan lalu.

Sebelumnya Menteri Pertahanan Chuck Hagel mengatakan kepada BBC bahwa AS <link type="page"><caption> siap melancarkan serangan ke Suriah</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/08/130827_suriah_intervensi.shtml" platform="highweb"/></link> juga Presiden Obama memerintahkannya.
Debat parlemen Inggris
Perdana Menteri <link type="page"><caption> Inggris,</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/topik/inggris_raya/" platform="highweb"/></link> David Cameron, saat membuka debat tentang krisis Suriah di parlemen mengatakan <link type="page"><caption> resolusi yang diajukan</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/08/130828_suriah_rangkum.shtml" platform="highweb"/></link><link type="page"><caption> Inggris ke Dewan Keamanan PBB,</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/08/130828_suriah_rangkum.shtml" platform="highweb"/></link> bukan untuk berpihak maupun tentang invasi Suriah.
Menurutnya resolusi itu lebih terkait pada penggunaan senjata kimia dan sebagai tanggapan Inggris terhadap penjahat perang.
Dia menegaskan bahwa tidak bisa dibantah lagi, oleh pemerintah Suriah sekalipun, tentang penggunaan senjata kimia di pinggiran Damaskus.
Parlemen Inggris berdebat untuk mendukung secara prinsip aksi militer ke Suriah namun tidak akan melancarkan aksi militer sampai laporan tim penyidik PBB selesai.
Sementara itu pernyataan dari Rusia menyebutkan Presiden Vladimir Putin sudah melakukan pembicaraan dengan Kanselir Jerman, Angela Merkel, dan sepakat bahwa Dewan Keamanan PBB harus mempelajari laporan tim penyidik <link type="page"><caption> PBB.</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/topik/pbb/" platform="highweb"/></link>
Di Berlin, juru bicara pemerintah Jerman, Steffen Seibert, mengukuhkan bahwa kedua pemimpin berpendapat konflik Suriah hanya bisa diselesaikan secara politik.









