Mantan 'politisi karismatik' Cina diadili

Pengadilan terhadap Bo Xilai, mantan salah satu satu pejabat senior Partai Komunis Cina, telah digelar.
<link type="page"><caption> Bo Xilai</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/multimedia/2013/08/130821_galeri_foto_bo_xilai.shtml" platform="highweb"/></link> yang berusia 64 tahun pernah disebut-sebut sebagai calon pemimpin masa depan Cina dan didakwa menerima suap jutaan dolar dari dua pengusaha.
<link type="page"><caption> Berkas dakwaan</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/07/130725_bo_xilai_dakwaan.shtml" platform="highweb"/></link> menyebutkan ia menerima suap US$3,5 juta. Tuduhan ini sudah ia bantah.
"Saya berharap hakim akan meneliti kasus saya ini dengan adil, sesuai dengan hukum yang berlaku di negara ini," kata Bo.
Jalannya pengadilan dilaporkan secara langsung melalui layanan mikroblog weibo, situs jejaring sosial mirip Twitter di Cina.
'Karismatik'
Bo juga menghadapi kasus lain di mana ia didakwa menutup-nutupi dugaan keterlibatan istrinya, Gu Kailai, dalam pembunuhan pengusaha Inggris, Neil Heywood.
Pihak berwenang menerbitkan foto Bo, yang tak terlihat di depan umum dalam 17 bulan terakhir. Ia terlihat sehat saat dihadirkan di pengadilan di kota Jinan, Provinsi Shandong, di Cina timur.
Politisi karismatik ini dipecat dan ditahan tahun lalu.
Sejumlah kalangan mengatakan Bo memiliki pengikut yang cukup banyak, yang membuatnya tak begitu disenangi oleh rekan-rekan sejawatnya di Partai Komunis Cina.
Diyakini Bo akan dinyatakan bersalah dalam beberapa dakwaan. Para wartawan melaporkan pengadilan ini mencerminkan pertarungan di kalangan elite politik Cina.
<link type="page"><caption> Terlemparnya Bo</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2012/09/120928_boxilai_party.shtml" platform="highweb"/></link> dari jajaran pejabat tinggi dinilai sebagai perubahan paling dramatis di panggung politik Cina dalam beberapa dekade terakhir.









