Sejumlah tahanan Palestina akan dibebaskan

Israel mengatakan akan membebaskan sejumlah tahanan Palestina sebagai bagian dari kesepatakan dengan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, John Kerry.
Menteri untuk hubungan internasional, Yuval Steinitz, mengungkapkan mereka yang akan dibebaskan termasuk 'tahanan kelas berat' yang sudah dipenjara selama beberapa dekade.
Langkah itu diumumkan menyusul pernyataan John Kerry, Jumat (19/07), ibukota Yordania, Amman, bahwa <link type="page"><caption> Israel</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/07/130720_dialog_israel_palestina.shtml" platform="highweb"/></link><link type="page"><caption> dan Palestina sepakat untuk memulai kembali perundingan</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/07/130720_dialog_israel_palestina.shtml" platform="highweb"/></link><link type="page"><caption> damai di Washington.</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/07/130720_dialog_israel_palestina.shtml" platform="highweb"/></link>
Sebagai tanggapan pertama <link type="page"><caption> Israel</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/topik/israel/" platform="highweb"/></link> atas kesepakatan yang dicapai lewat mediasi John Kery, Steinitz menambahkan perundingan damai akan dimulai tanpa tuntutan lain dari <link type="page"><caption> Palestina,</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/topik/palestine/" platform="highweb"/></link> seperti pembekuan pembangunan kawasan pemukiman maupun penentukan kembali perbatasan 1967.
"Tidak ada peluang bahwa kami sepakat untuk memasuki perundingan apa pun yang dimulai dengan penentuan kembali batas teritorial atau konsesi dari Israel, juga tidak ada pembekuan pembangunan."
Dalam pernyataan di sebuah stasiun radio Israel, Steinitz juga mengatakan bahwa pembebasan para tahanan akan berlangsung secara bertahap.
Terhenti sejak 2010

Sebagai imbalan, menurut Yuval Steinitz, pihak Palestina dilaporkan siap untuk melakukan perundingan serius minimal selama sembilan bulan.
Bagaimanapun John Kerry di hadapan para wartawan di Amman, menolak untuk mengungkap rincian dari kesepakatan yang dicapai Israel dan Palestina.
Menlu AS itu sudah enam kali berkunjung ke kawasan Timur Tengah selama beberapa bulan belakangan sebagai <link type="page"><caption> upaya menghidupkan</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/05/130524_israel_palestina_johnkerry.shtml" platform="highweb"/></link><link type="page"><caption> kembali perundingan damai</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/05/130524_israel_palestina_johnkerry.shtml" platform="highweb"/></link> yang terhenti sejak tahun 2010.
Pembicaraan langsung terakhir Israel dan Palestina saat itu terhenti terkait masalah pembangunan kawasan pemukiman, yang dianggap melanggar hukum internasional walaupun Israel membantah hal tersebut.
Berdasarkan kelompok pegiat hak asasi manusia Israel, B'Tselem, sebanyak 4.817 warga Palestina ditahan penjara-penjara Israel.
Pembebasan warga yang ditahan sebelum perundingan damai Oslo 1993 sudah lama menjadi tuntutan Palestina.









