Perlawanan Farc akan 'segera berakhir'

Juru runding utama yang mewakili kelompok perlawanan Kolombia, Farc, mengatakan pemberontakan bersenjata kelompok ini setelah sekitar 50 tahun akan segera berakhir.
Menurut Ivan Marquez yang turut serta dalam negosiasi damai dengan pemerintah Kolombia di Kuba, menyerukan agar partai-partai serta serikat kerja sayap kiri bergabung untuk meneken kesepakatan damai.
Pemerintah Kolombia menargetkan perdamaian bias disahkan sebelum November.
Namun Marquez mengatakan pemerintah tak boleh memburu-buru organisasinya agar cepat-cepat meneken pakta damai.
"Mungkin saja (meneken kesepakatan sebelum November]. Tapi untuk mencapai perdamaian perlu waktu. Kesepakatan perdamaian yang buruk malah akan lebih jelek dari pada perang," dia mengatakan dalam sebuah wawancara dengan jaringan media Kolombia RCN.
Pembicaraan langsung antara pemerintah Kolombia dengan Farc digelar November tahun lalu.
Tak percaya
Wakil utama kubu pemerintah, Humberto de la Calle mengatakan tujuan utama negosiasi adalah agar pemberontak meletakkan senjata dan menukarnya dengan turut serta dalam proses politik.
Dua pihak akhirnya sepakat tentang tata cara reformasi agraria, namun masih ada lima hal yang dirundingkan oleh dua kubu.
Meski demikian menurut wartawan BBC Arturo Wallace, di ibukota Bogota warga masih belum yakin tentang pernyataan Ivan Marquez itu. Masih banyak penduduk Kolombia yang menduga kesediaan pemberontak Farc untuk duduk di meja perundingan adalah sekadar upaya untuk kembali membangun <link type="page"><caption> kekuatan yang sempat tercerai-berai akibat serbuan militer</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2011/11/111105_farccomanderdie.shtml" platform="highweb"/></link>.
Pemerintah Kolombia memperkirakan ada sekitar 600.000 jiwa terbunuh setelah konflik dengan Farc meletus tahun 1960an, dimana tiga juta orang lainnya terpaksa mengungsi karena terjebak di tengah bentrokan antara pasukan pemerintah dan gerilyawan.
Sementara Farc diduga mempunyai 8.000 personel, turun jauh dari 16.000 orang pada tahun 2001.
Selain dengan bertempur melawan militer pemerintah, kelompok ini juga <link type="page"><caption> kerap beroperasi dengan menculik</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/02/130216_farc_bebaskan_sandera.shtml" platform="highweb"/></link> tokoh politik, pengusaha, tentara, wartawan dan warga asing.
Upaya damai ini adalah yang keempat sejak konflik di mulai lebih dari 50 tahun lalu.









