Korut setuju bicarakan Kaesong

Korea Utara setuju untuk mengadakan pembicaraan terkait kompleks industri Kaesong, beberapa jam setelah pihak Selatan meminta adanya pertemuan.
Pejabat tingkat kerja dari dua pihak akan bertemu pada Sabtu (06/07) di zona demiliterisasi Korea Utara, di desa Panmunjom.
Operasional pabrik di Kaesong -yang menjadi salah satu pendapatan utama bagi Korut- <link type="page"><caption> dihentikan pada April</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/04/130409_korut_kaesong.shtml" platform="highweb"/></link> di tengah ketegangan regional yang semakin tinggi.
Upaya untuk mengadakan pembicaraan tingkat tinggi pada bulan lalu <link type="page"><caption> gagal karena alasan prosedural</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/06/130612_korea_batal_ketemu.shtml" platform="highweb"/></link>.
Seoul menyarankan adanya pembicaraan tingkat kerja pada Kamis (04/07) lalu, sehari setelah Pyongyang mengatakan pengusaha Korea Selatan bisa mengunjungi kompleks itu untuk memeriksa dan memelihara peralatan.
Kamis malam, Korut menerima tawaran itu, kata Selatan.
Sebelum kegiatan industri ditunda, ada sekitar 120 perusahaan Korea Selatan yang beroperasi di Kaesong. Beberapa perusahaan diancam meninggalkan zona sepenuhnya dan merelokasi peralatan mereka.
Pyongyang menarik 53.000 pekerjanya dari kompleks tersebut pada April.
Tindakan itu tampaknya dilakukan karena Korut marah dengan pengetatan sanksi PBB menyusul uji coba nuklir yang mereka lakukan pada Februari.
Kemarahan itu juga dipicu oleh adanya <link type="page"><caption> latihan militer tahunan</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/04/130430_korea_latihan_militer.shtml" platform="highweb"/></link> antara Korea Selatan dan Amerika Serikat.
Korea Utara juga mencegah pekerja Korea Selatan dari memasuki zona komersial bersama itu. Para pekerja Korea Selatan terakhir meninggalkan zona pada 3 Mei lalu.









