AS dan Afghan tetap berkomitmen gelar dialog dengan Taliban

Pejabat AS dan Afghanistan menyatakan tetap berkomitmen untuk berbicara dengan Taliban, meski <link type="page"><caption> ada serangan ke kantor CIA dan gedung pemerintahan di Kabul.</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/06/130625_afghan_istana_taliban.shtml" platform="highweb"/></link>
Gedung Putih mengatakan Presiden Barack Obama dan rekannya Hamid Karzai telah berbicara terkait insiden penyerangan tersebut, dan telah ''mengkonfirmasikan'' komitmen mereka.
Sebelumnya militan Taliban melancarkan serangan dengan senjata api dan bom pada Selasa kemarin yang menyebabkan empat pemberontak dan tiga anggota pasukan keamanan tewas.
Dalam insiden penyerangan kemarin, penjaga istana kepresidenan, kementerian pertahanan dan anggota CIA terlibat baku tembak dengan militan di salah satu kawasan paling aman di Kabul.
Presiden Karzai tengah berada di istana saat serangan berlangsung, tetapi target serangan sepertinya mengarah ke hotel Ariana, tempat dimana kantor CIA berada.
Pembicaraan Doha
Pengamat mengatakan Taliban Afghanistan tidak menunjukkan adanya serangan yang mereda meski pekan lalu mengumumkan telah menyiapkan <link type="page"><caption> kantor di Doha, Qatar sebagai bagian dari rencana pembicaraan damai.</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/06/130618_taliban_perundingan.shtml" platform="highweb"/></link>
Juru bicara Gedung Putih Jay Carney dalam sebuah pernyataan mengatakan bahwa Obama dan Karzai dalam pembicaraan telepon menyatakan tetap berkomitmen untuk menggelar pembicaraan perdamaian tersebut.
"Kedua pemimpin mengkonfirmasikan bahwa proses rekonsiliasi dan perdamaian yang dipimpin Afghanistan adalah jalan terbaik untuk menghentikan kekerasan dan menjamin stabilitas di Afghanistan dan kawasan,'' katanya.
"Mereka menegaskan kembali dukungan mereka untuk kantor di Doha sebagai tujuan negosiasi antara Dewan Tinggi Perdamaian dan dan perwakilan resmi dari Taliban.''
Karzai sendiri <link type="page"><caption> berkeberatan dengan kantor Taliban</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/06/130620_afghanistan_taliban.shtml" platform="highweb"/></link> yang mengibarkan bendera dan memasang papan nama di sebuah bangunan yang dia sebut sebagai upaya untuk menggambarkan Taliban sebagai sebuah pemerintahan dalam pengasingan.
Pejabat pemerintahan mengatakan Dewan Tinggi Perdamaian, badan yang dibentuk pemerintah Afghanistan, tidak akan ambil bagian dalam pembicaraan kecuali proses dialog berlangsung dalam kerangka di bawah ''pimpinan Afghanistan''.









