Evakuasi korban Tornado hampir berakhir

Upaya pencarian korban selamat akibat tornado raksasa yang menewaskan sedikitnya 24 orang di pinggiran Oklahoma, Selasa (21/05) waktu setempat, hampir berakhir, demikian pernyataan seorang pejabat.
Pimpinan unit pemadam kebakaran, Gary Bird mengatakan, dia "98% yakin" tidak ada lagi korban yang masih hidup di balik reruntuhan.
Tim penyelamat sebelumnya <link type="page"><caption> bekerja sepanjang malam</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/05/130521_oklahomakorban.shtml" platform="highweb"/></link> mencari korban di reruntuhan rumah-rumah, sekolah dan satu rumah sakit di Moore, kota yang paling parah terkena serangan tornado.
Bangunan di kota itu rata akibat terjangan angin dengan kecepatan 320 km per jam.
Mungkin bertambah
Seorang saksi mata menyebutkan <link type="page"><caption> terjangan tornado</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/05/130521_topan_oklahoma.shtml" platform="highweb"/></link> seperti layaknya buldozer yang memporakporandakan kota itu dan meninggalkan berbagai puing termasuk besi dan kayu.
Paling tidak 24 orang dipastikan meninggal, termasuk sembilan bocah, namun menurut Gubernur Oklahoma Mary Fallin, kemungkinan jumlah yang meninggal akan bertambah.
Sebelumnya, jumlah korban meninggal 51 orang, namun ini kemudian diralat, karena dianggap merupakan laporan ganda.





