Mantan presiden Filipina dipilih sebagai walikota

Joseph Estrada
Keterangan gambar, Joseph Estrada sempat dihukum penjara karena menyalahgunakan anggaran.

Mantan presiden Filipina, Joseph Estrada, yang digulingkan 12 tahun lalu melalui demonstrasi besar, dipilih sebagai walikota Manila.

Estrada, mantan bintang film, yang pernah dipenjara karena menyalahgunakan dana negara, mengatakan ia ingin menghabiskan sisa hidupnya untuk membantu kaum miskin di ibukota Filipina itu.

Estrada, 76, tahun dihukum seumur hidup pada 2007. Namun ia dibebaskan enam minggu kemudian setelah mendapatkan pengampunan dari presiden.

Pengkritiknya menuduh Estrada memimpin Filipina seperti layaknya bos kelompok penjahat.

Estrada mendapatkan dukungan atas popularitasnya sebagai mantan bintang film.

Ia berjanji untuk mempertahankan kawasan bersejarah di sepanjang Teluk Manila.

Manila sempat menjadi salah satu tujuan wisata namun banyak jalan-jalan yang dibiarkan rusak sementara banyak penduduk yang mengeluh atas banyaknya kejahatan.

"Manila banyak tertinggal dari kota-kota tetangga. Kami akan bangkitkan lagi Manila menjadi kota yang dapat kita banggakan," kata Estrada.

Estrada yang dikenal dengan nama Erap, pernah menjadi walikota San Juan, senator serta wakil presiden.

Ia meraup suara kedua dalam pemilihan presiden tahun 2010.