Cina cegah penyalahgunaan pelat militer

Lalu lintas di Beijing
Keterangan gambar, Pelat kendaraan militer sering disalahgunakan oleh keluarga pejabat.

Pemerintah Cina mengumumkan langkah-langkah baru untuk mencegah penyalahgunaan pelat kendaraan militer yang memungkinkan pengemudi mengabaikan peraturan lalu lintas.

Di antara langkah yang ditempuh adalah larangan penggunaan pelat militer untuk mobil-mobil mewah, termasuk mobil BMW dan Mercedes Benz.

Dengan dikeluarkannya peraturan itu maka semua pemilik kendaraan militer harus mendaftarkan lagi kendaraan mereka.

Departemen Logistik Umum Tentara Pembebasan Rakyat ditetapkan sebagai pihak yang mengawasi penggantian pelat nomor kendaraan militer yang masa berlakunya berakhir Selasa besok (30/04).

Mobil sedan mewah dan kendaraan jenis sport sering didapati menggunakan pelat nomor militer dan pelat nomor polisi.

Pasar gelap

Mobil mewah di Cina
Keterangan gambar, Mobil-mobil mewah pejabat Cina diparkir di dekat Lapangan Tiananmen, Beijing.

Para wartawan mengatakan kendaraan tersebut bebas melaju meskipun rambu lalu lintas menunjukkan warna merah. Mobil mewah dengan pelat militer juga sering terdengar membunyikan sirine guna mengusir kendaraan-kendaraan lain.

Tetapi para pemimpin baru Cina di bawah komando Presiden Xi Jinping berusaha memberantas penyalahgunaan wewenang dan hak istimewa yang dinikmati para pejabat publik.

Pemberantasan dilakukan sebagai bagian dari kampanye antikorupsi.

Berbagai laporan menyebutkan pelat kendaraan militer seringkali disalahgunakan oleh kalangan keluarga, teman pejabat yang masih berdinas atau mereka yang sudah pensiun.

Pelat kendaraan militer tersebut biasa diperdagangkan di pasar gelap.