Serangan kasino di Kenya tewaskan tujuh orang

Polisi di Malindii, Kenya.
Keterangan gambar, Seorang polisi tewas bersama enam penyerang dalam insiden di Malindi.

Sedikitnya tujuh orang tewas dalam serangan atas satu kasino yang dilakukan sekelompok pria bersenjata parang dan tongkat.

Serangan yang dilakukan sekitar 50 orang itu terjadi di sebuah kota wisata pantai Malindi, Kamis (28/03) subuh.

Polisi menembak mati tujuh penyerang yang diduga merupakan anggota kelompok separatis Dewan Republik Mombasa, DRM. Seorang polisi tewas dalam insiden tersebut.

Juru bicara polisi mengungkapkan keyakinannya bahwa serangan tersebut direncanakan sebagai upaya untuk menggalang dana bagi DRM.

Namun belum bisa dipastikan apakah ada juga tamu atau pegawai kasino -milik warga Italia- yang luka dalam serangan tersebut.

Kelompok separatis ini menuduh pemerintah pusat Kenya di Nairobi mengeksploitir wilayah pantai yang amat penting secara ekonomis bagi negara itu.

Mereka memperjuangkan kemerdekaan di kawasan pantai yang mayoritas penduduknya beragama Islam.

DRM diyakini bertanggung jawab atas serangkaian serangan di beberapa kawasan wisata dan ekonomi, termasuk di Mombasa yang merupakan pelabuhan penting Kenya.

Seorang yang disebut sebagai juru bicara DRM ditangkap pekan lalu karena dugaan keterlibatannya atas serangan yang terjadi <link type="page"><caption> menjelang pemilihan presiden</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/03/130309_update_hasil_pemilupresiden_kenya.shtml" platform="highweb"/></link> dan parlemen pada 4 Maret, yang menewaskan sedikitnya 12 orang.

Kawasan pantai Kenya merupakan salah satu tujuan wisata utama dan diperkirakan akan sibuk pada masa liburan Paskah.